Petunjuk Keamanan Wireless Network

Tip-tip dan Petunjuk Keamanan Wireless Network di Rumah atau di Kantor Anda dan Guidelines Umum tentang Keamanan Jaringan.

Keamanan jaringan wireless adalah sia-sia jika jaringan yang melandasinya ternyata tidak secure – tidak aman. Adalah sangat menyenangkan dan relative mudah untuk membuat jaringan wireless dirumah kita atau dikantor, tingkat kesulitan yang boleh dibilang kecil bahkan oleh seorang yang hampir kurang faham betul masalah jaringan. Hal ini didukung adanya fitur praktis dari hampir semua piranti wireless yang ada dipasaran. Justru dibalik kemudahannya itulah banyak yang tidak menyadari potensi bahaya keamanan jaringan mengingat jaringan wireless bekerja dengan mengirimkan informasi lewat gelombang radio, hal ini akan menyebabkan wireless network menjadi sangat rentan terhadap penyusupan dibanding dengan jaringan kabel tradisional. Anda memerlukan beberapa step yang perlu anda lakukan agar bisa menjaga keamanan jaringan anda.

Berikut adalah ckecklist keamanan wireless network tentang tugas-2 yang perlu kita lakukan untuk menjaga agar jaringan kita aman dari segala serangan dan ancaman jaringan. Guideline keamanan wireless network:

#1 – Ganti default nama jaringan wireless ( SSID) Pirnati router wireless mempunyai default nama jaringan atau Service Set Identifier (SSID) yang di setting oleh pabrik pembuatnya. Ini lah nama dari jaringan wireless anda, dan pada uumnya bisa di setup dengan panjang sampai 32 karakter. Setiap produk wireless masing-2 mempunyai nama SSID sebagai default nama jaringan wireless mereka. Anda harus mengubahnya menjadi sesuatu yang unik untuk membedakan jaringan wireless anda dari jaringan wireless lainnya yang mungkin ada diskitar jaringan anda, akan tetapi jangan menggunakan informasi pribadi anda seperti nomor credit card anda, karena jika ada orang yang sedang browsing jaringan anda, mereka akan mengetahuinya. Guideline keamanan wireless network.

#2 – Ganti default password Untuk produk wireless access point dan router, anda akan diminta memasukkan password jika anda ingin melakukan konfigurasi. Piranti wireless ini mempunyai default password yang di set dari pabrik. Kebanyakan default password dari router ini adalah “admin” atau bahkan beberapa piranti mempunyai default password “password”. Ketahuilah para hacker mempunyai sekumpulan default password dari piranti wireless dan jika mereka bisa mengakses router anda, mereka akan menebak default password pertama kali. Untuk itulah anda harus mengubah default password dari pabrik ini menjadi sesuatu yang akan susah ditebak. Guideline keamanan wireless network .

#3 – aktifkan filter address MAC Beberapa wireless router mempunyai fitur untuk bisa memfilter address MAC. MAC adalah address fisik piranti wireless yang merupakan address yang ditanamkan kepada fisik piranti tersebut. Address MAC ini adalah address unik yang diberikan kepada setiap piranti jaringan. Anda bisa melakukan filter MAC address mana saja yang bisa akses ke jaringan wireless anda. Agar hanya komputer yang ada di rumah anda saja yang bisa akses, maka daftarkan saja address MAC dari komputer-2 yang ada dirumah anda, sehingga jika ada komputer lain yang bukan milik anda, maka akan access denied. Guideline keamanan wireless network.

#4 – enable enkripsi Enkripsi melindungi data yang ditransmisikan melalui jaringan wireless. Standard keamanan wireless yang paling baru dan paling kuat adalah Wi-Fi Protected Access (WPA/WPA2) yang banyak diadopsikan pada piranti wireless terbaru yang kebanyakan pada standards 802.11n atau standard 802.11g yang di enahanced dengan technology MIMO. Untuk standard enkripsi pada standard wireless 802.11b/g yang agak kuno adalah Wired Equivalent Privacy (WEP). Mereka menawarkan tingkat keamanan yang berbeda. Suatu enkripsi jaringan wireless WPA/WPA2 mempunyai tingkat enkripsi yang lebih kuat dibanding WEP dimana WPA/WPA2 menggunakan enkripsi yang bersifat dinamis – sementara WEP banyak diketemukan kelemahan oleh para ahli.

Guidelines Keamanan Jaringan secara Umum Keamanan jaringan wireless akan sia-sia jika jaringan yang melandasinya adalah tidak aman. * Password melindungi semua komputer yang ada pada jaringan dan secara individu password melindungi file-file sensitive anda * Gantilah password anda secara regular dengan password yang sangat kuat. * Install software anti-virus dan personal firewall * Disable file sharing (peer to peer). Beberapa applikasi bisa membuka file sharing tanpa sepengetahuan anda. Beberapa tambahan Tip-tip keamanan Wireless Network * Jauhkan router / access point / gateway dari tembok luar rumah anda dan juga jendela agar tidak gampang diketahui orang * Jika anda bepergian, atau malam hari dan tidak dipakai, matikan router / access point / gateway anda. * Gunakan passphrase yang kuat dan rumit agar tidak gampang ditebak, minimum 8 karakter. Kombinasikan standard karakter dan angka membentuk phrase yang tidak umum.

Dengan mengikuti tip-tip dan guidelines keamanan wireless network tersebut diatas, akan membantu anda memberikan perlindungan lebih kepada jaringan wireless anda agar tidak gampang di tembus oleh para penyusup.

http://www.sysneta.com/petunjuk-keamanan-wireless-network

Pemprograman Beroreintasi Objek 2 ( VB.NET / JAVA NET BEANS )

Pemrograman dengan VB.NET

Pengantar

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).

Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti olehC++, JavaScript,C#, dan Java.

Visual Basic merupakan bahasa yang mendukung Pemrograman berorientasi objek , namun tidak sepenuhnya, Beberapa karakteristik obyek tidak dapat dilakukan pada Visual Basic, seperti Inheritance tidak dapat dilakukan pada class module, Polymorphism secara terbatas bisa dilakukan dengan mendeklarasikan class module yang memiliki Interface tertentu. Visual Basic (VB) tidak bersifat case sensitif.

Visual Basic adalah suatu bahasa pemrograman yang berasal dari bahasa pemrograman BASIC. BASIC mengalami suatu perubahan dan penyempurnaan oleh Microsoft sehingga diberikan prefiks ‘Visual’ pada namanya hingga menjadi ‘Visual Basic’. ‘Visual’ mengacu pada basis yang digunakan–dalam hal ini GUI. Dengan kata lain, bahasa pemrograman yang mengandung kata ‘Visual’ adalah bahasa yang berbasis GUI.

Oleh karena itu, pada pembahasan Visual Basic kita akan lebih banyak berbicara tentang tampilan window, tata letak control (alat), komposisi warna dan unsur seni rupa lainnya, dan berbagai hal lain yang berhubungan dengan antarmuka program. Selain tampilan yang menarik, anda juga perlu mengimplementasikan perintah-perintah sesuai dengan tujuan anda membuat program (ada baiknya anda menguasai tentang Logika dan Algoritma Pemrograman terlebih dahulu).

Visual Basic 6 dan Visual Basic 2008 ke atas (untuk kelanjutannya akan saya sebut Visual Basic .NET) memiliki banyak perbedaan dalam hal aturan tata bahasa, objek yang digunakan, prinsip-prinsip OLE dan OOP dan lain lain.

http://oichidan.blogspot.com/2013/01/tutorial-visual-basic-6-1-pengantar.html

Praktikum VB.NET

Bahan Praktikum di bawah ini menggunakan Pemprograman 2 VB.NET:

Silahkan Download Materi Perkuliahan Pemprograman 2  / VB.NET di bawah ini:
>Modul 1

>Modul 2

>Modul 3

>Modul 4

>Modul 5

>Modul 6

>Modul 7

>Modul 8

—————————————————————————————–

Pemrograman dengan JAVA NEAT BEANS

Ari Hermawan

Java sebagai salah satu bahasa pemrograman baru menjanjikan banyak kemudahan bagi programer junior maupun senior. Tutorial ini akan membawa Anda mengenal lebih jauh bahasa ini melalui pembahasan konsep model perancangan dan petunjuk sederhana penggunaannya.

Apakah Java?

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan ­platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer­­. Bahasa ini juga dirancang untuk pemrograman di Internet sehingga dirancang agar aman dan portabel.

Platform Independent

Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.

JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.

Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. JDK ini dapat didownload gratis dari situs java.sun.com. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja. Namun untuk mengeksekusi applet (sebuah bytecode Java juga) Anda biasanya tidak perlu lagi mendownload JRE karena browser yang Java-enabled telah memiliki JVM sendiri.

Library

Selain kompiler dan interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah Anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.

OOP

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Namun Java sendiri telah mengimplementasikan berbagai fasilitas agar seorang programer dapat mengoptimalkan teknik pemrograman berorientasi objek.

Sedikit perbandingan tambahan dengan bahasa C dan C++, Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya. Hal ini mempermudah programer pemula untuk mempelajari Java namun mengurangi keleluasaan programer berpengalaman dalam mengutak-atik sebuah program. Di balik kemudahan yang ditawarkan Java, luasnya fasilitas library Java sendiri membuat seorang programer membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dapat menguasai penggunaan library-library tersebut.

http://www.master.web.id/mwmag/issue/04/content/tutorial-java-1/tutorial-java-1.html

Praktikum Java NetBeans

Bahan Praktikum di bawah ini menggunakan bahasa pemprograman Java :

Silahkan Download Materi Perkuliahan PBO 2 / Java di bawah ini:
>Modul 1
>Modul 2
>Modul 3
>Modul 4
>Modul 5

>Modul 6